MGNcMqp9MGF9NGx6NaNdMqJ6NTcsynIkynwdxn1c

Tahun 2023: Mengukir Kenangan yang Menginspirasi dan Membangun Kebangsaan yang Kuat



Tahun 2023 telah berlalu dengan ragam peristiwa yang meninggalkan kesan tersendiri. Tak terkecuali kesan atas berbagai momen yang membuktikan masih berkobarnya semangat kebangsaan pada setiap individu warga negara.

Mengukir Jejak dalam Sejarah

Ketika mulai menapaki tahun 2024, yang diharapkan tidak hanya sekedar menjadi rangkaian hari dan bulan dalam kalender, tetapi juga memberikan nilai tersendiri bagi setiap sisi kehidupan. Memperkuat rasa nasionalisme bagi anak bangsa, menjadi bagian terpenting dalam mendukung keberlanjutan pembangunan. Cara mudah untuk memperkuat rasa nasionalisme adalah dengan menapaki kembali sejarah bangsa, mengambil nilai-nilai luhurnya, sampai pada menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan bermasyarakat , berbangsa dan bernegara.

Dari peringatan-peringatan hari besar nasional termasuk Hari Kemerdekaan, yang dirayakan meriah di hampir seluruh penjuru negeri, semakin memperkaya rasa cinta terhadap tanah air.

Belajar Kebangsaan dengan Terkoneksi pada Sejarah

Ikut dalam suasana kemeriahan menyambut pergantian tahun, RKP kembali menggelar kegiatan Napak Tilas Kebangsaan on The Spot, yang sudah memasuki angkatan ke-21. Tepatnya pada tanggal 30 Desember, 20 peserta mengikuti setiap tahapan menapaki titik-titik kejadian bangsa Indonesia, mulai dari Museum Sumpah Pemuda, Tugu petir di Tugu Proklamasi, Katedral dan Istiqlal, serta berakhir di Monas. Dari para pemateri, para peserta merunut kegiatan hingga memperoleh bukti bahwa terkoneksi dengan sejarah sangatlah penting untuk mengatahui "siapa kita dan mau kemana kita sebagai bangsa".
Dengan mengenal bangsa sendiri, setiap individu dapat memahami peran dalam membangun masa depan negara serta ikut berpartisipasi dan berkarya demi kemajuan bangsa.

Menjadi Bangsa untuk Meraih Kemerdekaan

Dari sesi pertama, 'Memahami 17 tahun Perjalanan Keramat Bangsa Indonesia', terlihat potret nyata tentang bagaimana kegigihan mewujudkan kesadaran untuk bisa lepas dari belenggu penjajahan. Semangat untuk menyatukan keberagaman hingga tercipta solidaritas, kebersamaan dan persatuan yang menjadi tonggak kebangkitan nasional. Sebab hanya dengan persatuan lah, kemerdekaan tidak lagi menjadi mimpi, menjadi bangsa yang merdeka dan setara dengan bangsa-bangsa lain di seluruh dunia, bisa menjadi kenyataan.

Selanjutnya pada sesi kedua, yaitu 'Memahami integrasi nilai-nilai religi dan kebangsaan' membuat peserta semakin menyelami makna kemerdekaan setelah berhasil diraih hingga mengisinya dengan kontribusi terhadap pembangunan. Semua itu hanya bisa terwujud jika perjuangan selalu berlandaskan semangat untuk menjaga dan memperkuat persatuan dan kesatuanesu, sesuai semboyan Bhinneka Tunggal Ika pada pita yang dicengkram Burung Garuda Pancasila sebagai simbol dan dasar negara.

Bersama Menuju Masa Depan yang Cerah!

Mengikuti rangkaian kegiatan Napak Tilas Kebangsaan on The Spot di penghujung tahun semakin membuka luasnya cakrawala untuk menatap masa depan dengan penuh harapan, keberanian dan tekad yang lebih besar. Bersama membangun kebangsan yang makin kuat., memelihara persatuan dalam keberagaman serta merangkul setiap potensi yang ada.

Sebagai salah satu peserta yang tergolong lansia, bapak Arifin menjabarkan kesan dan pengalamannya melalui pesan singkat pada panitia pelaksana. Ia mencatat ada 4 unsur dari mengikuti kegiatan Napak Tilas Kebangsaan on The Spot. Keempat unsur tersebut adalah :

  1. Unsur gerakan fisik yang diperoleh dari berjalan-jalan di setiap titik yang dikunjungi dan naik turun tangga yang banyak dilakukan di Monas.

  2. Unsur olahraga otak 'fikiran' mengingat suatu peristiwa penting dan menganalisa sehingga bermanfaat untuk melawan lupa 'pikun amnesia' dan apapun namanya yang lain.

  3. Unsur terapi pemahaman yang menjunjung nilai konsolidasi, integrasi, interaksi sosial, solidaritas, soliditas dan toleransi keberagaman antar lintas umat beragama.

  4. Unsur edukasi dan sosialisasi wawasan kebangsaan persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


Selain bapak Arifin., beberapa peserta juga menyampaikan pesan agar kegiatan Napak Tilas Kebangsaan on The Spot lebih diintesifkan lagi pada masyarakat dalam bentuk yang lebih formal. Misalnya kunjungan RKP ke institusi yang dikemas sebagai program eskul di berbagai sekolah, karang taruna, dan Pramuka, serta komunitas.

Ucapan Terima Kasih

Tahun 2023 telah berakhir dengan meninggalkan banyak cerita, kenangan, dan pelajaran berharga. Sampai penghujung tahun 2023, RKP telah menggelar kegiatan Napak Tilas Kebangsaan on The Spot hingga 21 angkatan, yang dimulai sejak November 2022, Melalui kegiatan yang semakin memperkaya wawasan kebangsaan itu, membuat semakin teguh pula tekad untuk menjaga persatuan dan keragaman sebagai aset terbesar bangsa.

RKP mengucapkan terima kasih kepada semua peserta yang telah ikut serta dan berperan aktif selama berlangsungnya kegiatan. RKP mengapresiasi dedikasi serta semangat semua pihak yang terlibat dalam kegiatan sehingga membuat Napak Tilas Kebangsaan menjadi momen yang sangat berarti dan tak terlupakan.

Dengan harapan dan semangat yang baru, RKP mengajak seluruh anak bangsa untuk melangkah menuju tahun 2024 dengan penuh keyakinan bahwa kerjasama yang baik dapat terus membangun fondasi yang kokoh bagi masa depan yang lebih baik. Pencapaian di tahun 2023 merupakan cerminan nyata dari semangat kebangsaan yang telah dibina bersama.

Mari satukan langkah untuk terus merawat api kebersamaan, menjaganya agar tetap menyala dalam setiap langkah, hingga kelak bisa dipersembahkan sebagai warisan yang tak ternilai untuk anak cucu generasi mendatang. Semoga tahun-tahun mendatang akan selalu menjadi momentum terindah perjalanan kita sebagai bangsa..

Semangat 2024, Semangat Meraih Cita untuk Indonesia Lebih Baik.

Komentar